Diseminasi Tesis Unggulan: “Dinamika Politik Masyarakat Andalusia dalam Novel Hatif min al-Andalus Karya Ali al-Jarim”

Pada hari Jumat, 11 Maret 2022, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya kembali menggelar Bi-weekly Forum dengan mengambil tema diseminasi tesis unggulan berjudul “Dinamika Politik Masyarakat Andalusia dalam Novel Hatif min al-Andalus Karya Ali al-Jarim”. Tesis ini ditulis oleh Amiroh Nichayatun Munir Azizah, M.A., M.Hum. yang merupakan alumni dari Prodi Magister Bahasa dan Sastra Arab (BSA S2) UIN Sunan Kalijaga. Dalam Bi-weekly Forum kali ini, selain mengundang penulis tesis sebagai narasumber, juga diundang Dr. Muhammad Walidan, M.Hum. dari UIN Raden Fatah Palembang sebagai pembahas. Acara ini dimoderatori oleh Prof. Dr. Moh. Pribadi, MA., M.Si., dan disiarkan melalui Zoom Meeting dan live streaming Youtube melalui channelFakultas Adab dan Ilmu Budaya.

Dalam pemaparannya, Amiroh memaparkan latar belakang penulis novel, Ali al-Jarim. Dia adalah sastrawan dan pakar bahasa Arab kelahiran Rasyid, Mesir tahun 1881. Semasa hidupnya, Ali Al-Jarim banyak bergaul dengan sastrawan Mesir lainnya seperti Ahmad Syauqi, Thaha Husein, Mahmud Fahmi dan lainnya, sehingga pemikirannya sedikit banyak terpengaruh oleh mereka. Salah satu masterpiece-nya adalah Hatif min al-Andalus. Karya ini sangat menarik, sebab menyajikan sejarah Islam di Andalusia, apalagi dikemas dalam bentuk novel.

Penulis menggunakan pendekatan sosiologi sastra dalam membedah novel ini. Adapun teori yang digunakan adalah teori konflik sosial Dahrendorf, yang mana dalam wujudnya tampak representasi dinamika konflik sosial masyarakat Andalusia. Beberapa konflik yang diilustrasikan seperti konflik sosial antara kelompok berkepentingan seperti konflik antara pemerintah Ibnu Jahwar dengan rakyat, Abu Walid dengan Ibnu Zaitun kemudian ada juga konflik sosial kelompok kuasi, seperti itu Zaitun dengan Ibnu Abdus, kerajaan Cordova dengan kerajaan Sevilla.

Dr. Muhammad Walidan, M.Hum. sebagai pembahas menyampaikan apresiasi pada karya tesis ini. Menurutnya, walaupun novel ini sudah banyak dikaji, namun penelitian ini tetap akan menjadi akumulasi dari penelitian-penelitian sebelumnya dan memberi kontribusi bagi perkembangan kajian sastra.