Prodi Magister Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga Gelar Seminar Internasional Bahas Bahasa Arab Lintas Budaya

Yogyakarta – Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi akademik melalui penyelenggaraan Seminar Internasional bertajuk "اللغة العربية عبر الثقافات: بين التراث والحداثة والرؤى العالمية" (Bahasa Arab Lintas Budaya: Antara Tradisi, Modernitas, dan Perspektif Global).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah dialog ilmiah yang mempertemukan akademisi, dosen, mahasiswa, serta pemerhati bahasa Arab dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan bahasa Arab dalam perspektif lintas budaya. Seminar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Prodi Magister BSA dalam memperluas jejaring akademik internasional dan memperkuat kolaborasi keilmuan di tingkat global.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga, Dr. Andi Holilulloh, S.Pd.I., M.A., MCE., menyampaikan bahwa seminar internasional ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada kolaborasi global. Menurutnya, bahasa Arab memiliki posisi strategis sebagai bahasa ilmu pengetahuan, peradaban, dan komunikasi internasional yang perlu terus dikembangkan melalui forum-forum ilmiah yang melibatkan akademisi dari berbagai negara.

"Seminar ini diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai perspektif keilmuan, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendorong lahirnya riset-riset kolaboratif yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan studi bahasa dan sastra Arab di tingkat global," ungkapnya.

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber internasional yang berasal dari kawasan Timur Tengah dan Afrika, yakni Dr. Najib Al-Yamani dari Yaman, Ust. Shaleh Al-Liby dari Libya, dan Dr. Bakrie as-Sudanie dari Sudan. Ketiga narasumber membagikan pandangan mengenai dinamika perkembangan bahasa Arab, tantangan pelestarian warisan keilmuan Islam, serta relevansi bahasa Arab dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan ilmu pengetahuan di era global.

Selain itu, seminar juga menghadirkan narasumber nasional, yaitu Dr. M. Subhan Ashari, Lc., M.Pd.I. dan M. Auwalul M., M.Hum. Keduanya memaparkan berbagai perspektif mengenai pengembangan studi bahasa dan sastra Arab di Indonesia, strategi pembelajaran bahasa Arab yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta pentingnya penguatan riset kolaboratif sebagai fondasi pengembangan keilmuan.