Studium Generale MBSA UIN SUKA 2026 Bekali Mahasiswa Terampil Menulis Artikel dan Publikasi Scopus

Penulisan artikel pada tingkat S2 berbeda dengan S1. Menurut Dosen Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies (IIS) Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta, Ahmad Fauzi, M.S.I., mahasiswa S2 harus bisa memproduksi ide baru, bukan sekadar memahami teori.

"S2 harus bisa memproduksi ide baru, bukan sekadar memahami teori," ungkapnya dalam Studium Generale Mahasiswa Baru Magister Bahasa dan Sastra Arab (MBSA) 2026 bertajuk Pelatihan Menulis Artikel dan Publikasi Jurnal Scopus, di Ruang 407 FADIB, UIN SUKA, Yogyakarta, pada Jumat (11/9/2026), diselenggarakan oleh Program Studi MBSA UIN SUKA.

Dalam kesempatan ini, Ahmad Fauzi selaku narasumber kedua, memberikan pelatihan mengenai penulisan artikel, seperti cara menyusun artikel yang terstruktur serta tips dan trik membuat artikel.

Adapun narasumber pertama, Dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Kejuruan (FITK), Program Studi Fisika, UIN SUKA, Dr. Himawan Putranta, M.Pd., menyampaikan materi terkait publikasi jurnal Scopus. Dimulai dari pemaparan pentingnya publikasi artikel, tipe artikel yang berpotensi ditolak jurnal, tips dan trik menembus jurnal, juga cara menghindari jurnal predator.

Sementara moderator studium generale kali ini adalah Alumnus MBSA UIN SUKA, Muhammad Reko, M.Hum. Ia menyampaikan, kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman akademik yang bermanfaat bagi mahasiswa baru MBSA dalam mempersiapkan karya ilmiah untuk dipublikasikan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi MBSA UIN SUKA Yogyakarta sebagai upaya membekali mahasiswa baru tentang penulisan artikel ilmiah yang baik dan benar, serta mempublikasikannya pada jurnal terindeks Scopus. Diharapkan, mahasiswa tak hanya memahami proses penulisan artikel ilmiah, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan kemampuan akademiknya hingga pada tahap publikasi di jurnal internasional bereputasi.